“Ya hati-hati dan waspada. Itu kuncinya,” kata kader PDI-P Pacitan ini, Selasa (23/5).
Lain dari itu, sambung John Vera, dalam konteks Pilpres, Gibran bukannya melakukan politik praktis, namun mengedepankan politik idiologi. “Langkah Mas Gibran juga sebagai edukasi politik kepada masyarakat luas. Bahwa idiologi partai tetap harus dijunjung tinggi.
Dan kami berkeyakinan kuat Mas Gibran masih tegak lurus dengan keputusan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Soal Pilpres tetap Ganjar Pranowo,” tegasnya. (Red/yun)
