DAIRI- LIPUTAN68.COM – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa (6/6/2023). Rakornas dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian.
Ditemui usai rakornas, Bupati Eddy Berutu menegaskan cuaca dengan fenomena Elnino dapat mempengaruhi produktifitas hasil pertanian. Oleh karena itu, kata Bupati, diperlukan langkah-langkah konkrit dan cepat dalam mengevaluasi progres pengendalian inflasi secara nasional ke daerah.
“Gejala Elnino dapat menghambat laju produksi pertanian kita. Oleh karena itu kita perlu antisipasi,” kata Bupati.
Eddy Berutu melanjutkan pemerintah akan menyiapkan dana dekonsentrasi untuk itu.
Bupati berharap dana itu bisa tersalur melalui provinsi. “Ini adalah salah satu langkah konkrit di samping kita akan melakukan mitigasi mempersiapkan program apabila itu terjadi,” kata Bupati.
Selanjutnya, kata Bupati, ada beberapa hal lain yang menjadi langkah konkrit yang sudah dilakukan Pemkab Dairi antara lain operasi pasar murah di kecamatan, gerakan tanam serentak tanaman hortikultura di KPT Parbuluan V, serta tanaman Sorgum di Kecamatan Tigalingga, Kerjasama Antar Daerah dengan Pemkot Medan, dan yang tidak kalah penting adalah mengawasi harga pasar.
“Langkah lain, kita sampaikan pada masyarakat semua untuk mengubah pola hidup kita agar lebih hemat dan cermat, sehingga biaya rumah tanggapun bisa terkendali, kita mulai dari diri kita,” ujarnya.
Hal lain, kata Bupati, adalah persiapan hari besar Idul Adha. Disebut Bupati, jelang hari besar seperti Idul Adha tentu permintaan untuk beberapa kebutuhan dan komoditi akan meningkat tajam. Untuk itu, Pemkab Dairi meminta Satuan Tugas (Satgas) pangan yang memang sudah jalan secara rutin untuk lebih aktif melakukan monitoring stok di pasar termasuk monitoring harga bahan pokok.
