Yayasan Hamparan Hijau Alam Indonesia Sergai Dan Kelompok Tani Agrotama Mandiri Pegajahan Kembangkan Teknologi Asap Cair

Komponen tersebut bersumber dari jenis kayu-kayuan, tempurung kelapa, janggel jagung, sekam, serbuk kayu sisa gergaji dan bahan lainnya. Bahan berupa potongan kayu hasil limbah serkel kayu dapat juga dimanfaatkan dalam pembuatan asap cair.

Pemanfaatan hasil sampingan sekam (kulit padi) kayu dan tempurung kelapa menjadi asap cair yang mampu menghasilkan produk berupa asap cair grade 3, kemudian disuling lagi menjadi grade 2 dan yang penyulingan terakhir yaitu grade 1 sehingga menghasilkan bahan yang digunakan untuk bahan pengawet. dan arang aktif diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan limbah, sebut Ketua Yayasan Hamparan Hijau Alam Indonesia.

Jadi tentang penggunaan Asap Cair untuk bidang Industri dan bidang Pertanian agar Pemerintah Daerah mendukung Teknologi penggunaan Asap Cair yang telah dilakukan oleh Yayasan Hamparan Hijau Alam Indonesia bekerjasama dengan Kelompok Ternak Agrotama Mandiri agar melakukan Sosialisasi tentang Asap Cair pada Dinas terkait serta pihak Kecamatan dan Pemerintah Desa. (Dipa).

BAGIKAN KE :