Pacitan,Liputan 68.com- Hanya ada dua opsi bagi Demokrat agar mereka tetap eksis dalam berkontestasi di Pilpres 2024, paska beredarnya kabar keretakan kongsi politik antara Anis Rasyid Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ketua DPC Ormas Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon berpendapat, saat ini Demokrat tengah dihadapkan dengan dua pilihan, agar partai yang kelahirannya dibidani oleh Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tetap eksis pada pusaran Pilpres 2024.
Satu opsi, yaitu bergabung dengan Prabowo Subianto dan opsi kedua bergabung dengan Ganjar Pranowo, yaitu bersama PDIP dan partai pendukung lainnya. “Mungkin opsi yang paling nyaman, Demokrat bergabung dengan lingkaran PDIP. Dan itu sudah kami prediksikan sejak awal.
Kalau (Demokrat) bergabung dengan Prabowo, kecil kemungkinan. Sebab disitu ada PKN dan Anas Urbaningrum. Publik sudah sangat paham bagaimana komunikasi politik antara Demokrat dengan mantan Ketua Umumnya tersebut,” kata John yang juga kader PDIP ini saat dikonfirmasi media, Jumat (1/9).
Sebagai kader dan petugas partai, John mengajak keseluruh lapisan masyarakat, agar lebih cermat mengamati dinamika politik yang saat ini tengah berlangsung. Yang lebih utama, kedepankan hal-hal positif, ketika terjadi sebuah perubahan yang dilakukan partai.
“Pada prinsipnya semua partai itu teman dan saudara. Jadi suatu misal ada partai ini dan itu tengah ngopi, ya kita maknai yang positif lah. Jangan kedepankan pemikiran negatif. Semua itu teman dan saudara,” lanjut John Vera.
