Pacitan,Liputan 68.com- Mungkin tak salah bila hasthag Salam Dua Periode, Mas Aji Pas Dihati, belakangan terus mengemuka. Itu beriringan dengan bukti kinerja dari seorang Indrata Nur Bayuaji, dalam upayanya membangun Pacitan sebagaimana visi dan misinya menuju masyarakat sejahtera dan bahagia.
Salah satu bukti nyata, yaitu berjalannya kegiatan peningkatan jalan Dadapan-Watukarung dan pemeliharaan berkala jalan Punung-Kalak di tahun anggaran 2023 ini. Bahkan kedepan diharapkan, ratusan miliar APBN bakal mengalir deras ke kampung halaman Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.
Hal tersebut beriringan dengan terbitnya Inpres Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.
Kepala Dinas PUPR Pacitan, Suparlan mengatakan, merujuk Instruktsi Presiden tersebut, organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpinnya telah mengajukan usulan 8 titik ruas jalan ke pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR untuk dilakukan peningkatan dan pemeliharaan berkala. “Dari 8 usulan tersebut, pada tahun anggaran 2023, dua yang telah disetujui dan saat ini dalam proses pengerjaan. Yaitu peningkatan jalan Dadapan-Watukarung dan pemeliharaan berkala jalan Punung-Kalak,” kata Suparlan, saat memberikan keterangan pers di ruang kerjanya, Kamis (5/10).
Suparlan menjelaskan, paska terbitnya Inpres 3 Tahun 2023, Bupati Pacitan menindaklanjuti dengan usulan ke pemerintah pusat sebanyak 18 titik ruas jalan untuk dilaksanakan peningkatan maupun perbaikan berkala. Estimasi anggaran sekitar 15 miliar.
Usulan tersebut berangkat dari aspirasi salah seorang anggota Komisi V DPR RI yang berangkat dari Dapil IX Jatim, yaitu Ali Mufti. “Usulan tersebut ditandatangani oleh Pak Bupati. Dokumen tertulisnya ada, sebagai bukti kalau Pemkab Pacitan menindaklanjuti Inpres 3 Tahun2023, ” jelasnya.
Tak lama berselang, atas arahan Bupati Aji, Dinas PUPR kembali menyampaikan usulan sebanyak 8 titik ruas jalan lainnya ke Kementerian PUPR. Termasuk didalamnya ada usulan pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Gelon sepanjang 3,40 Km dan lebar 24 meter dengan estimasi anggaran senilai Rp 120 miliar lebih.
