“Pada sila persatuan Indonesia, yang harus diutamakan adalah persatuan, kesatuan dan kepentingan bangsa dibanding kepentingan golongan maupun pribadi,” tegasnya.
Pemilu, kata Baskami harus dirayakan dengan kebahagiaan, bukan umpatan, ujaran kebencian dan perpecahan satu dengan yang lain.
“Berbeda pilihan boleh, akan tetapi harus diterima dengan sikap lapang dada,” tambahnya.
Baskami berharap kontestasi pemilu nanti menghasilkan produk demokrasi yang semakin berkualitas.
“Sehingga melahirkan kepemimpinan nasional yang dapat memberikan teladan bagi kita. Berintegritas, sesuai tindakan dan ucapan,” pungkasnya. (*)
