“Selain Pasar Murah, kami juga menyuguhkan hiburan tradisional bagi masyarakat yaitu Jaran Kepang. Jaran Kepang merupakan hiburan rakyat yang masih eksis di tengah masyarakat, dan sampai saat ini masih cukup diminati. Ini juga sejalan dengan semangat mas Ganjar yang peduli terhadap seni tradisonal dan budaya. Dengan menghadiran pertunjukan Jaran Kepang harta warisan nenek moyang kita ini, semoga dapat membantu semakin eksisnya komunitas-komuntas seni budaya Jawa”, ungkap Rifi Hamdani.
Hadir dalam kegiatan Jaran Kepang dan Pasar Murah beberapa tokoh, diantaranya Rianto Hadinata sebagai Tokoh Jawa. Dalam sambutanya menyampaikan bahwa, ini merupakan kegiatan yang sangat membantu rakyat. Kegiatan semacam ini harus terus ddilajutkan. Pak Rianto juga berharap apabila Pak Ganjar terpilih sebagai Presiden mohon kiranya situs-situs budaya diperhatikan, karena saat ini suah mulai diliupakan.
Ibu Uma yang mewakii tokoh perempuan juga turt bersauara, Sekiranya Pak Ganjar menjdi presiden, agar memperhatikan harga kebutuhan pokok terjangkau bagi rakyat. Selain itu juga yang penting adalah masalah pendidikan dan kesehatan,
Pasar Murah memang momen yang ditunggu-tunggu warga. Sebelum Pasar Murah dimulai, sebagian warga sudah mulai menunggu untuk membeli. Salah satunya Ibu Mirna warga Dusun N8 Desa Pematang Seleng kabupaten Labuhanbatu, saat Pasar Murah dibuka langsung datang membeli. Awalnya mau membeli banyak paket sembako, namun karena pihak panitia membatasi jadi hanya membeli beberapa paket saja.
“Saya menunggu-nunggu kesempatan seperti Pasar Murah ini, karena bagi kami emak-emak sangat membantu. Kalau bisa sering-sering lah membuat kegiatan semacam ini, dan kalau bisa sembakonya bisa lebih diperbanyak lagi”, ungkap Bu Mirna.
(LP-01)
