Jelang Pilpres, Pemko Medan Tiba-tiba Buat Program Pemberdayaan Masjid

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Pemerintah Kota Medan secara tiba-tiba membuat program pemberdayaan rumah ibadah masjid menjelang Pimilihan Presiden (Pilores) 2024. Progam tersebut melibatkan 12 organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, dan camat.

Program pemberdayaan rumah ibadah masjid tersebut diketahui berdasarkan surat Sekretaris Daerah Pemko Medan nomor: 200.1.43/0371 tertanggal 16 Januari 2024, yang ditandatangani Wiriya Alrahman.

“Kenapa program itu jelang Pilpres baru dibuat. Kenapa tiba tiba dan kenapa hanya masjid?” ujar Koordinator Teritorial Bintang Mercy Perubahan Sumatera Utara (Korter BMP Sumut), Yusuf Tambunan di Medan, Selasa 30 Januari 2024.

Yusuf mengatakan program pemberdayaan rumah ibadah masjid Pemko Medan tersebut sangat menyakiti hati umat beragama.

Liputan JUGA  Sedah Mirah Bobby Nasution Dalam Kosmologi Sejarah Peradaban

“Jika Pemko Medan niatnya tulus membantu umat beragama di Kota Medan, harusnya jangan hanya masjid saja yang mendapatkan program pemberdayaan rumah ibadah. Rumah ibadah umat beragama lainnya seperti Nasrani, Budha dan Hindu pun harus juga mendapatkan program itu,” ujarnya.

Mantan Humas Fosil BKM Sumut ini menduga, rumah ibadah seperti masjid di Kota Medan dijadikan objek politisasi oleh Pemko Medan untuk memenangkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2024.

“Berdosa mereka oknum-oknum yang terlibat program pemberdayaan rumah ibadah masjid itu, karena kepentingannya untuk syahwat kekuasaan. Selama ini kemana saja Pemko Medan, kemana mendadak peduli dengan rumah ibadah masjid di Kota Medan?” kata Yusuf Tambunan.

Deklarator Partai Demokrat di Sumatera Utara ini pun membeberkan OPD, kepala bagian, dan camat di lingkungan Pemko Medan yang terlibat program pemberdayaan rumah ibadah masjid:

Liputan JUGA  Ini Alasan PKS dan PD Tak Ada di Daftar Pendukung Gibran dan Bobby Nasution

1. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kota Medan: Bertugas memproses berkas proposal dari BKM dan merealisasikannya. Mempersiapkan voucher bantuan hibah Pemko Medan bagi masjid yang dikunjungi pada acara pemberdayaan rumah ibadah masjid.

2. Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan: Bertugas memproses berkas akta pendirian koperasi yang diusulkan BKM untuk rumah ibadah yang diberikan pada saat kunjungan pemberdayaan rumah ibadah masjid: Menyiapkan gerobak/steling usaha untuk diberikan kepada masjid yang dikunjungi tim pemberdayaan rumah ibadah masjid.

3. Dinas Pemuda dan Olahraga: Bertugas mempersiapkan 1 set tenis meja untuk diberikan kepada masjid yang dikunjungi tim pemberdayaan rumah ibadah masjid.

Liputan JUGA  Tanpa Batasan Usia, Bobby Nasution Akan Revisi Perwal Terkait Bilal Mayit dan Penggali Kubur

4. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan: Bertugas mempersiapkan rak buku, buku buku keagamaan/umum untuk diberikan kepada masjid yang dikunjungi tim pemberdayaan rumah ibadah masjid. Menyerahkan scan barcode e perpus Pemko Medan.

5. Dinas Kesehatan: Bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada jamaah/masyarakat sekitar lokasi acara pemberdayaan rumah ibadah masjid. Menempatkan 1 unit mobil ambulans beserta petugas dan obat-obatan.

6. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu: Bertugas menempatkan mobil keliling untuk pengajuan surat izin usaha.

  Banner Iklan Sariksa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *