Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan mitigasi, inventarisasi dan pendampingan bagi OPD maupun UPT Puskesmas yang belum mencapai 100 persen dalam mengunggah RUP melalui aplikasi sistem informasi rencana umum pengadaan (Sirup). “Untuk OPD masih ada dua yang belum tuntas 100 persen,” tuturnya.
Perihal RUP yang belum seluruhnya tuntas tersebut, menurut Sigit, juga akan memengaruhi eksekusi kegiatan OPD itu sendiri. Baik pengadaan melalui mekanisme tender ataupun pengadaan langsung (PL).
Namun begitu, Sigit optimistis, sebelum Ramadan nanti, kegiatan diupayakan dapat berjalan. Sehingga roda perekonomian masyarakat bisa terus bergerak.
“Ini juga semangat dari Pak Bupati (Indrata Nurbayuaji) agar kegiatan sesegera mungkin bisa berjalan. Mohon doanya agar secepatnya, kegiatan, baik mekanisme tender ataupun PL bisa segera bejalan,” harap Sigit. (Red/yun).








