Kebangeten Sekali, Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran Masih Banyak Di Jumpai Bopeng Jalan Di Pacitan

“Sangat berbahaya Mas (wartawan, Red) kalau nggak segera ditutup. Apalagi nanti pas banyak pemudik yang kurang paham medan jalan,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (5/4).

Hal yang sama juga disampaikan, Elis. Ia yang pada Kamis malam kemarin melintas dari arah Punung-Pacitan, mengaku sempat terjebak karena tidak ada petugas yang memberi apa-apa.

“Pas sampai ditengah, pekerja proyek menyemprot jalan hingga debunya bertebaran. Sampai-sampai kendaraan yang saya kendarai terkena debu dan menutupi kaca depan. Sehingga pandangan menjadi gelap karena tertutup gumpalan debu.

Ini sangat membahayakan, apalagi saat malam hari. Harusnya ketika ada kegiatan proyek jalan seperti itu, ada petugas buka-tutup jalan yang memberi aba-aba. Bukannya dibiarkan seperti itu,” terang Elis, melalui sambungan telepon seluler.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan wartawan belum bisa mengkonfirmasi pihak berkompeten berkaitan dengan lubang jalan dan kegiatan proyek pengaspalan jalan, tanpa pengaturan arus buka-tutup jalan saat malam hari. (Red/yun).

BAGIKAN KE :