Yaitu klaster manajemen, klaster ibu hamil hingga remaja, klaster usia produktif dan lansia, dan klaster penanggulangan penularan penyakit.
Perubahan ini, tegas Daru, akan mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun serta memperkuat pemantauan wilayah setempat melalui pemantauan dengan dashboard situasi kesehatan di setiap desa.
Pada level desa akan dirancang model desa melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) yang memiliki jejaring berupa kegiatan layanan kesehatan dalam bentuk kegiatan posyandu di tingkat Dusun.
Tahun 2022 telah dilaksanakan uji coba penerapan konsep integrasi layanan primer di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan di 9 (sembilan) lokus.
Puskesmas yang dipilih sebagai lokasi uji coba, mewakili kategori Puskesmas perkotaan, pedesaan, terpencil dan sangat terpencil yang berada di kawasan Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimatan Selatan, Sulawesi Selatan, NTB, NTT, Maluku dan Papua.
Pada tahun 2023 dan 2024 dilakukan scale up integrasI layanan primer yang dilakukan replikasi di seluruh provinsi. Pelaksanan scale up integrasI layanan primer
agar sesuai perencanaan dan target yang diharapkan, perlu dilakukan persiapan dan pendampingan teknis pada penerapan ILP di puskesmas, pustu dan posyandu.
“Tahun 2024 Kabupaten/Kota Pacitan akan melakukan scale up integrasi pelayanan kesehatan primer di 24 puskesmas. 54 pustu dan 53 posyandu.
Berkaitan dengan kondisi tersebut maka dilakukan orientasi bagi petugas puskesmas yang dimaksudkan untuk persiapan dan pendampingan puskesmas, puskesmas pembatu dan Posyandu dalam penerapan ILP,” terangnya.
Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain , memberikan bimbingan teknis kepada petugas puskesmas, pustu, dan posyandu dalam pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer sesuai konsep ILP.
Kemudian, meningkatkan kapasitas petugas dalam melaksanakan integrasi pelayanan kesehatan primer di puskesmas, pustu, dan posyandu, yang dapat dimanfaatkan oleh semua sasaran sesuai siklus kehidupan.
“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan Puskesmas, di akhir dari kegiatan akan dilakukan kunjungan lapangan di Puskesmas Gemaharjo sebgai Puskesmas uji coba pelaksanaan ILP,” tandasnya. (****).
