
NTT, Liputan68.com- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marsianus Jawa mengatakan, dengan pemanfaatan teknologi digitalisasi, saat ini dalam mengurus perizinan usaha tidak lagi sulit.
Hal itu katakannya saat membuka kegiatan Training of Trainers (TOT) Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dari Kementerian Investasi / BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) di Hotel Aston Kota Kupang pada Rabu, (29/5/2024).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Peserta kegiatan adalah Aparatur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) se Indonesia.
Dalam sambutannya Marsianus mengatakan, teknologi yang semakin berkembang pesat juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usaha ekonomi.
“Apalagi dengan adanya Bimbingan Teknis khusus Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui OSS RBA ini akan melengkapi bekal pengetahuan Aparatur Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan DPMPTSP kepada masyarakat,” ujar Marsianus Jawa.