Dokter Spesialis Paru RSUD dr Darsono Pacitan Sebut, Rokok Herbal Sama Bahayanya Dengan Rokok Tembakau Pada Umumnya

Pacitan, Liputan 68.com-Belakangan banyak masyarakat, khususnya mereka yang berpenyakit, tersugesti dengan kehadiran rokok herbal dari berbagai merek dagang.

Mereka beranggapan, dengan merokok yang diklaim berbahan rempah atau sejenisnya, akan bisa menyembuhkan berbagai penyakit, selain juga sensasi kenikmatan dari menghisap rokok itu sendiri.

Menanggapi makin maraknya peredaran berbagai jenis rokok yang dilabel sebagai rokok herbal, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pacitan melalui dr. Royani,Sp.P (Spesialis Paru) mengatakan bahwa rokok herbal China sama karsinogenik dan adiktifnya dibandingkan dengan rokok tembakau biasa.

Rokok herbal pada awal mulanya dikenal di China di awal tahun 1970, dimana yang dinamakan rokok herbal merupakan campuran dari berbagai bahan herbal (tanpa kandungan nikotin dan tar).

BAGIKAN KE :