“Kita tidak bisa sendiri-sendiri. Harus bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi. Agar praktik-praktik baik dari siswa, guru maupun satuan pendidikan makin banyak dan bisa direfleksikan kepada siapapun,” pungkasnya.
Tajudding berharap ke depannya praktik-praktik baik dari siswa, guru maupun satuan pendidikan makin banyak dan bisa direfleksikan kepada siapa pun. “Juga bisa direplikasi oleh unit-unit kerja lain atau satuan pendidikan lain yang ada di Provinsi Sumatera Utara,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Ir Abdul Haris Lubis MSi mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting bagi siswa dalam menunjukkan prestasinya.
“FKM dan pameran pendidikan ini bukti dari belajar Merdeka. Bagi siswa kita ini harus menjadi bagian penting menunjukkan prestasinya. Karena ada ruang untuk memberikan tempat supaya semua keahlian mereka itu bisa disaksikan semua orang,” ucapnya.
Sultan Deli ke-14, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah usai mengunjungi booth dan pameran pendidikan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan khususnya kepala BPMP Sumut yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini.
“Saya melihat antusias beberapa sekolah, dan juga para kepala dinas sangat luar biasa. Banyak produk pembelajaran, kerajinan-kerajinan tangan dari adik-adik. Tadi saya lihat kaligrafi, dan beberapa karya seperti sabun cair sangat luar biasa. Saya harap ini bisa berkembang di Sumut dan bisa diresapi oleh siswa-siswa semua,” pungkasnya.
(LM-01)
