Sementara itu, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borbudur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agustin Peranginangin, berharap agar pelaksanaan festival Rontek Pacitan Tahun 2024 yang dilaksanakan mulai tanggal 15 Juli hingga 17 Juli nantinya, dapat berjalan baik.
“Festival Rontek Pacitan Tahun 2024 ini kali mengambil tema ‘Pacitan Mrabu Rahayu’. Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya, untuk kali kedua festival Rontek Pacitan masuk kalender KEN,” kata Agustin.
Ia berharap, event semacam ini akan bisa menghadirkan ribuan orang. Dengan begitu, ekonomi masyarakat akan terdorong melalui tumbuhnya pariwisata dan ekonomi kreatif. “Rontek ini, bukan hanya sekedar atraksi kebudayaan. Tapi bagaimana bisa menjadi penggerak ekonomi lokal dan ekonomi kreatif.
Kolaborasi dan sinergitas dapat berjalan terus. Pariwisata dan ekonomi kreatif bukan hanya menjadi elitis. Namun bisa dirasakan semua masyarakat,” jelasnya.
Agustin juga menekankan, dengan gelaran Rontek Pacitan diharapkan bisa menjadi sarana membuka 4,4 juta lapangan kerja baru dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kedepan kami harapkan, festival Rontek Pacitan ini, tak sekedar mendatangkan tamu dari nusantara tapi juga manca negara,” tukasnya.
Pada event festival Rontek Pacitan 2024 ini kali, selain di hadiri sejumlah undangan dari kementerian terkait, juga beberapa kepala daerah dari kabupaten/kota terdekat. Pun ribuan seniman dari berbagai kota juga ikut hadir memeriahkan event tersebut. (Red/yun).
