Menarik, Terbesar Pemilih Prabowo-Gibran Dukung Ansy- Jane di Pilgub

Fakta menarik lainnya adalah Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan pengusung paket Siaga, ternyata menjadi basis dengan konstituen terbesar yang mendukung Ansy-Jane sebesar 33,1%. Sedangkan, sebanyak 31,6% mendukung Simon-Adrianus dan 26,8% mendukung Melki-Johni.

Kemudian, PKB. Sebanyak 35,6% konstituen PKB mendukung Ansy-Jane, lalu 29,4% mendukung Simon-Adrianus, dan sebesar 19,2% mendukung Melki-Johni.

Selanjutnya, sebesar 63,0% konstituen PKS mendukung Ansy-Jane, 18,3% mendukung paket Siaga, dan 9,2% mendukung Melki-Johni.

Pengamat Politik Universitas Nusa Cendana Yohanes Jimmy Nami menyoroti pergeseran persentase elektabilitas yang terjadi antara Melki-Johni dan Simon-Adrianus. Perpindahan terjadi karena irisan dari konstituen yang selama ini sudah bersama pasangan Melki-Johni tereduksi oleh kerja-kerja politik yang dilakukan oleh paket Siaga.

“Misalnya basis-basis referensi kepartaian, basis Golkar yang ada di TTS dan Kabupaten Kupang, cukup memberikan aksentuasi tersendiri ketika Siaga menyisir peta atau kantong-kantong partai pendukung Melki-Johni dengan isu-isu tertentu ditambah dengan isu putra daerah. Di sini Siaga cukup memberikan potret sebagai seorang yang memberikan rasa patriotisme misalnya. Ada sense of pride. Ini memberikan tekanan tersendiri,” jelas Jimmy.

Di sisi lain, Pakar Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana Rudi Rohi mengatakan ada temuan menarik, yakni para pendukung PSI tetap bersama Jane walaupun Jane sudah keluar dari PSI. PSI sendiri saat ini mendukung Melki-Johni. Sebaliknya, Partai Hanura yang mendukung Ansy-Jane justru pendukung terbesarnya mendukung Paket Siaga.

“Ini menunjukkan fenomena yang menarik. Kendati begitu, partai pengusung utama seperti PDIP dan Golkar, pendukungnya sebagian besar mendukung calon yang diusung partainya,” kata Rudi.

Hal berbeda ada di Nasdem. Nasdem mengusung Siaga, tapi berdasarkan hasil survei pendukung terbesar justru mendukung Ansy-Jane. Oleh karena itu, walaupun Ansy-Jane kehilangan sedikit pendukung Hanura ,tapi mereka berhasil mencuri dukungan dari pendukung PSI yang ada di koalisi Melki-Johni dan juga mencuri suara Nasdem yang mendukung Siaga.

“Bisa jadi ini suatu variabel penting yang membuat progresifitas elektabilitas Ansy-Jane meningkat dan memimpin saat ini,” pungkas Rudi.

Pada simulasi tiga pasangan calon, pasangan Ansy-Jane menempati urutan pertama dengan persentase suara 36,6%. Lalu, pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (Melki-Johni) pada posisi kedua dengan 27,4%, dan pasangan Simon Petrus Kamlasi-Andrianus Garu (Siaga) dengan 23,9%.***

BAGIKAN KE :