Wali Kota Medan Terpilih Rico Waas Dampingi Menko Pangan RI Sidak Pasar Sei Sikambing

“Biasanya (gula pasir) dijual Rp 17-18 ribu/kg, tapi di sini Rp 19 ribu/kg,” ungkap ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Terkait kenaikan harga gula tersebut, Zulkifli mengaku akan mengecek lagi apa penyebabnya. Padahal, stok gula pasir terbilang cukup di Sumut.

“Apalagi saat ini sudah mulai musim giling, akan tetapi harganya kok tetap naik. Ini apa masalahnya? Di Sulawesi Selatan, kami cek harganya Rp17-18 ribu. Tapi, di sini kok sedikit mahal,” ungkapnya.

Mengenai harga daging sapi, Zulkifli menyatakan bahwa harganya di Medan paling murah ketimbang daerah lain.

“Harga daging sapi di sini paling murah se Indonesia. Di tempat lain, saya cek harganya sekitar Rp140 ribu/kg. Namun, di sini saya cek harganya Rp125 ribu/kg. Di Sulawesi Selatan harga daging Rp130 ribu/kg,” kata dia.

Sementara itu, untuk harga daging ayam potong Rp 38 ribu/kg. Harga ini lebih murah dari harga yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp40 ribu/kg.

“Pemerintah itu tugasnya mengatur harga agar tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal. Kalau terlalu murah, tentu penjualnya akan rugi dan bangkrut. Sedangkan kalau terlalu mahal, pembeli atau konsumennya pasti menjerit. Karena itu, pemerintah hadir mengontrol harga agar tetap stabil. Dalam menetapkan harga, kita punya patokan atau standar,” terangnya.

Ia menambahkan jika harga bahan pangan naik, Bulog langsung mengantisipasi dengan menggelar pasar murah. Hal ini dilakukan untuk mengintervensi harga-harga agar tetap stabil di pasaran. Pemerintah, imbuh dia, mempunyai aturan harga atau patokan yang disebut dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Kebijakan penetapan HET oleh pemerintah dilakukan untuk melindungi hak konsumen agar tetap dapat menjangkau suatu barang ketika harga barang yang bersangkutan dianggap terlalu tinggi di luar batas daya beli.

“Kalau pak gubernur dan wali kota sudah berpengalaman. Ada intervensi kan di daerah, ada anggaran bantuan tidak terduga atau BTT. Itu bisa ongkosnya ditanggung. Misal kalau telur naik, dari Jawa, ongkosnya ditanggung sudah turun. Gak mahal, gak banyak, tapi itu buat rakyat kita penting, kalau naik sedikit saja kan inflasinya naik. Dan itu jadi perhatian kepala daerah,” pungkasnya.

Dalam sidak tersebut turut dihadiri Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Kepala Bappenas Rachmad Pambudy, serta para pejabat kementerian dan daerah. (*)

BAGIKAN KE :