NTT, Liputan68.com– Komitmen untuk menjaga kebersihan Kota Kupang tak mengenal hari libur maupun panas terik matahari.
Jumat siang ini, di bawah sengatan matahari pukul 13.00 WITA, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Matheos A.H.T Maahury, SE, turun langsung memantau kebersihan di kawasan Jembatan Petuk 2.
Kontroversi Terminal Belo: Pemilik Tanah Ancam Ambil Alih, DPRD Kota Kupang Kritik Keras Pemerintah
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Kupang yang senantiasa menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan dan kesehatan seluruh warga kota.
Tak hanya sekadar instruksi di balik meja, semangat ini juga tercermin dari aksi nyata pejabat daerah yang turun langsung ke lapangan.
Proyek Jalan Hotmix Taebenu Rp 13 Miliar Siap Dimulai, Gunakan Teknologi Terbaru
Meski hari itu merupakan hari libur, semangat untuk melayani tetap menyala.
“Kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama. Kami ingin memastikan bahwa setiap sudut Kota Kupang tetap terjaga dan nyaman untuk seluruh masyarakat,” ujar Matheos dengan semangat.
Terminal Belo Dituding Mubazir, Dishub Bantah Ancaman Lahan: Terminal Tetap Berfungsi
Aksi ini tidak hanya menjadi contoh baik bagi para aparatur pemerintah, tetapi juga menjadi ajakan kepada seluruh warga untuk bersama-sama merawat kota tercinta.
Karena wajah sebuah kota tak hanya ditentukan oleh bangunannya, tetapi juga oleh kepedulian warganya terhadap lingkungan.
PCM Pekan Depan: Proyek Jalan Taebenu Target Selesai November
Matheos pun menyampaikan apresiasi atas kerja nyata yang terus dilakukan oleh jajarannya.
“Semangat para petugas yang tetap bekerja di luar jam formal demi kebaikan bersama. Kota yang bersih adalah cerminan dari hati yang peduli,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Kota Kupang Tegaskan Terkait Keterbukaan Informasi
Dengan semangat gotong royong dan keteladanan dari para pemimpinnya, Kota Kupang terus melangkah maju menjadi kota yang bersih, asri, dan membanggakan.***
