Pacitan,Liputan 68.com- Selama tiga hari Festival Ronda Thethek Pacitan 2025 digelar, salah satu warung makan yang berlokasi di sepanjang Jl Diponegoro, tepatnya di Timur Gedung Bappeda harus gigit jari.
Pasalnya, selama festival yang masuk dalam sederetan Kharisma Even Nusantara (KEN) itu berlangsung, banyak dagangannya yang terbuang, karena sepinya pembeli.
Seperti disampaikan Yu Sri, pemilik warung yang mengaku jualannya bubruk (basi) tak terjual selama tiga malam Festival Ronthek diselenggarakan.
Menurut ibu tiga anak ini, sepinya warung makan miliknya dari kehadiran pembeli, lantaran sepanjang Jl Diponegoro diseterilkan tidak boleh dilalui kendaraan bermotor.
Kalaupun ada kendaraan yang lewat, itu hanya tamu undangan. “Depan warung saya ini sepi sekali. Hanya ada beberapa orang yang lewat jalan kaki.
Kalau nampak mobil lewat, mungkin itu tamu undangan yang hendak parkir di halaman pendopo,” kata Yu Sri saat ditemui di warung miliknya, Selasa (8/7/2025).
Sri mengungkapkan, tidak seperti pelaksanaan Festival Ronthek di tahun-tahun sebelumnya.
