NTT, Liputan68.com– Dalam nuansa penuh semangat kebersamaan dan nilai gotong royong, Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur (Dekopinwil NTT) dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Kupang menggelar Gerak Jalan Sehat sebagai bagian dari rangkaian Hari Koperasi (Harkop) ke-78 Tahun 2025 Tingkat Provinsi NTT dan Kota Kupang, pada Selasa, 29 Juli 2025.
Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur (Dekopinwil NTT) dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Kupang.
Acara yang dimulai pukul 05.30 hingga 09.00 WITA ini dilepas langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Ignasius Lega, dari Aula Koperasi Solidaritas.
Rute yang ditempuh cukup ikonik, melewati kawasan Kampus Muhammadiyah Kupang, Gereja St. Maria Asumpta, hingga kembali ke titik awal melalui jalan utama kota.
Kegiatan yang menghadirkan 51 koperasi di NTT ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga momentum untuk menyatukan energi dan semangat baru dalam gerakan koperasi di NTT.
Mewakili Pemerintah, Penjabat Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega mengatakan gerak Jalan Sehat ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga refleksi dari semangat koperasi yang terus tumbuh dan bergerak.
“Koperasi hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, dan kegiatan ini menunjukkan semangat kolektif untuk melangkah bersama menuju kesejahteraan,” ucap Ignas.
Paulus Rante Tadun, Ketua Dekopinwil NTT menjelaskan bahwa Harkop ke-78 adalah pengingat bahwa koperasi tetap relevan dan vital dalam perekonomian daerah.
“Melalui kebersamaan seperti ini, kita membangun solidaritas dan menegaskan bahwa koperasi adalah solusi ekonomi yang adil dan berkelanjutan,” tutur Paulus.
Dominikus Ancis selaku Ketua Panitia Harkop ke-78 Provinsi NTT dan Kota Kupang menyampaikan bahwa Kami bersyukur atas antusiasme koperasi yang ikut serta dalam gerak jalan ini.
“Ini bukan hanya selebrasi, tetapi bagian dari penguatan gerakan koperasi agar lebih dekat, lebih dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan,”
Nyoman Radjendra, Ketua Dekopinda Kota Kupang menuturkan bahwa Dekopinda percaya bahwa koperasi bukan hanya entitas ekonomi, tapi juga ruang edukasi dan pembinaan karakter.
“Melalui kegiatan seperti ini, koperasi hadir sebagai kekuatan sosial yang mendorong semangat gotong royong dan kebersamaan,” pungkasnya.
General Manager KSP Kopdit Solidaritas Urbanus Reko mengatakan, Kopdit Solidaritas kembali dipercaya menjadi tuan rumah disambut dengan penuh semangat dan penuh rasa syukur.
“Sejak awak ditetapkan sebagai tuan rumah, kami langsung membangun komunikasi internal,” ujar Urbanus Reko.
“Antara pengurus, pengawas, dan manajemen, semua kami libatkan. Kami mendukung dengan penuh sukacita,” lanjutnya.
“Karena bagi kami, ini adalah kepercayaan yang sangat berarti. Ini yang kedua kalinya Kopdit Solidaritas dipercaya, dan tentu kami tidak ingin menyia-nyiakannya.”
Namun, lebih dari sekadar menjadi tuan rumah, Urbanus menekankan pentingnya kerja bersama.
Ia sadar, koperasi tidak bisa berdiri sendiri. Apalagi di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kerja sama antar koperasi itu sangat penting. Kalau kita bisa menyatukan kekuatan, kita bisa saling menguatkan dan bertahan di masa sulit ini,” tegasnya.
Peringatan Harkop ke-78 tahun ini menjadi penanda bahwa gerakan koperasi di NTT tidak hanya hidup, tetapi juga dinamis dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Jalan sehat ini adalah simbol bahwa koperasi terus melangkah maju bersama rakyat.***
