“KSP Ranaka akan diwariskan kepada anak-anak kita. Karena itu, kami sangat terbuka menerima generasi muda untuk ikut membangun koperasi ini ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pengurus sekaligus salah satu pendiri koperasi, Jemari Yoseph Dogon, menekankan pentingnya pendidikan perkoperasian yang rutin digelar setiap Sabtu.
“Kami undang 50 anggota setiap minggu untuk berdiskusi dan mengevaluasi perjalanan koperasi. Kehadiran hari ini memang berkurang karena faktor akhir bulan, tetapi sebelumnya cukup banyak anggota yang aktif. Namanya koperasi, sifatnya sukarela, tetapi keunggulannya adalah kebersamaan: berdiri sama rata, duduk sama rendah,” jelas Jemari, yang juga memimpin KSP Ranaka sejak 2005 hingga 2023.
Sementara itu, Manajer KSP Ranaka, Agustinus Suciadi, menegaskan bahwa sertifikat diberikan kepada anggota yang telah memenuhi kewajiban simpanan, yakni Rp 1 juta simpanan pokok, Rp 1 juta simpanan investasi, dan minimal Rp 5 juta simpanan sukarela.
Dengan penyerahan sertifikat tahap ketiga ini, KSP Ranaka semakin memperkokoh peran koperasi sebagai lembaga keuangan rakyat yang tidak hanya menjamin keamanan simpanan anggota, tetapi juga menjadi wadah pendidikan ekonomi bagi generasi mendatang.***
