NTT, Liputan68.com- Bupati Malaka, Dr. Stefanus Bria Seran (SBS), menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kesuksesan PS Malaka U-15 hingga lolos ke putaran nasional Piala Menpora di Surabaya.
“Jantung saya hampir copot saat menonton final kemarin. Tapi syukur, janji anak-anak PS Malaka terbukti. Dulu slogannya Jakarta kami kejar, sekarang berubah menjadi Surabaya kami kejar, Surabaya kami dapat, dan Surabaya kami datang,” ungkap SBS dengan penuh semangat, Senin (1/9/2025) via virtual dari Yogyakarta saat menerima kedatangan rombongan kembali ke tanah Malaka.
Bupati SBS memberikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, Wakil Bupati Hendrikus Melki Simu (HMS), Kapolres Malaka beserta jajaran, Sekda, para pelatih, guru, kepala sekolah, serta para orang tua pemain yang telah memberikan dukungan penuh.
Ia juga secara khusus menyoroti peran Kapolres Malaka yang selalu melepas tim sebelum bertanding, dan terbukti memberikan semangat luar biasa.
Menurut SBS, prestasi anak-anak Malaka adalah bukti bahwa hasil tidak datang dari mimpi, melainkan melalui proses panjang.
“Proses tidak pernah menghianati hasil, dan hasil tergantung pada proses. Anak-anak kita sudah membuktikannya,” tegasnya.
Bupati juga meminta para orang tua dan guru untuk mendampingi tim ke Surabaya, agar para pemain tetap bersemangat, tidak merasa rindu kampung halaman, serta dapat fokus dalam pertandingan.
Selain bicara soal sepak bola, SBS juga menyampaikan agenda penting Pemkab Malaka di bidang kesehatan. Pada 2 September 2025, ia akan menandatangani kerja sama dengan Kabupaten Gunung Kidul terkait peningkatan SDM kesehatan di puskesmas, dengan pendampingan dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.
Selain itu, Malaka juga akan menjalin kerja sama dengan RSUD Wonosobo untuk peningkatan manajemen dan keterampilan medis tenaga kesehatan.
Tak hanya itu, SBS mengungkapkan saat ini 35 traktor besar sedang bekerja memacul tanah rakyat untuk mendukung ketahanan pangan.
“Kami ingin tanah rakyat yang dipacul bisa ditanami tanaman yang bermanfaat, demi meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyinggung prestasi olahraga lain, seperti tim kempo Malaka yang berhasil meraih juara umum ketiga tingkat provinsi.
Malaka juga bersiap menjadi tuan rumah El Tari Memorial Cup 2026, bahkan berpeluang mendapat jatah sebagai penyelenggara cabang sepak bola pada Popnas 2028.
Di akhir pernyataannya, Bupati SBS mengajak seluruh masyarakat Malaka untuk menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban.
“Kita jangan mudah terprovokasi isu-isu yang bisa memecah belah. Percayakan keamanan pada aparat kita yang profesional. Mari kita jaga Malaka tetap damai dan bersatu,” tutupnya.***(Eki Luan)
