Program tersebut mencakup guru PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB. Untuk jumlah guru yang belum menuntaskan pendidikan S1 tercatat sebanyak 233.818 guru diseluruh Indonesia.
Mereka belum memiliki pendidikan formal kualifikasi S1, dengan rincian PAUD Formal 99.725 guru, SD 83.779 guru.
Program RPL 2025 sendiri ditargetkan sebanyak 12.500 guru untuk bisa mengikuti program RPL, dengan 6.745 guru PAUD dan 5.755 guru SD. Pengalaman mengajar dihitung 70% beban SKS S1, sehingga guru hanya perlu menempuh 44 SKS dalam 1-2 semester.
Terkait bantuan biaya, yaitu subsidi dari Pemda sebesar 65%. Dalam hal ini, pemerintah menggandeng mitra industri dan pemerintah daerah untuk membiayai diklat berjenjang.
Target yang diharapkan yaitu, guru PAUD dan SD diwajibkan memiliki pendidikan minimal S1 sesuai UU Guru dan Dosen.
Selain itu mereka diharapkan juga mengikuti program seperti diklat berjenjang untuk meningkatkan kompetensinya.(Red/yun).
