Usman Husin Minta Bulog Hentikan Penjualan Beras Tak Layak Konsumsi di Kupang

NTT, Liputan68.com- Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Usman Husin, menegaskan agar Perum Bulog Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menghentikan peredaran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang tidak layak konsumsi di Kota Kupang.

Desakan ini muncul setelah dirinya menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait beras Bulog yang beredar di pasaran.

“Beras yang sudah menguning, berkutu, apalagi berbau busuk tidak boleh lagi dipasarkan. Bulog harus menjaga kualitas, jangan sampai masyarakat dipaksa membeli beras yang sebenarnya tidak layak makan,” tegas Usman Husin, legislator asal Daerah Pemilihan NTT II, Selasa (23/9).

Menurut Usman, kondisi ini mencoreng kepercayaan publik terhadap Bulog sebagai lembaga negara yang bertugas menjaga ketahanan pangan.

Ia menilai kelalaian dalam menjaga mutu beras membuat masyarakat kecil semakin dirugikan.

“Sudah ada laporan masyarakat bahwa beras Bulog yang mereka terima berbau, lapuk, bahkan kurang enak dimakan. Saya minta Bulog lebih serius mengawasi penyimpanan dan distribusi, jangan hanya asal tampung lalu jual ke masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Usman juga mengimbau masyarakat untuk berani melapor langsung ke Bulog bila menemukan kasus serupa.

Ia menekankan bahwa Bulog harus bertanggung jawab penuh atas kualitas beras yang beredar di pasaran, termasuk jatah beras yang biasa diterima para pegawai negeri sipil (PNS) setiap bulan.

“Kalau ada keluhan, jangan diam. Segera laporkan. Bulog tidak boleh lepas tangan dalam urusan ini,” pungkasnya.***

BAGIKAN KE :