Pacitan,Liputan 68.com- Minyak jelantah dulu kala jamak digunakan sebagai lauk-pauk yang dicampur dengan nasi putih.
Sekilas memang, minyak jelantah terasa gurih dan nikmat. Apalagi dengan sajian nasi hangat saat pagi hari.
Namun begitu bagaimana dampak negatifnya untuk kesehatan? Berikut penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Daru Mustikoaji.
Minyak jelantah atau minyak bekas goreng yang digunakan berulang kali dapat memiliki dampak negatif bagi kesehatan.
Menurut Daru, konsumsi minyak jelantah secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker.
