Demokrat Pacitan Tegak Lurus Pusat: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Redam Polarisasi dan Skat Sosial

Lebih jauh, Winardi menyebut skema pilkada melalui DPRD sebagai konsekuensi logis dari pertarungan politik di pemilu legislatif. Dalam pandangannya, pileg merupakan arena utama perebutan mandat rakyat, sementara pilkada menjadi kelanjutan dari hasil kerja politik partai.

“Pilkada lewat DPRD sejatinya bonus politik. Kerja politik yang sesungguhnya itu saat pemilu legislatif. Partai yang menang pileg hampir bisa dipastikan akan menentukan kepala daerah,” tegasnya.

Pernyataan Fraksi Demokrat Pacitan ini menjadi penanda menguatnya arus dukungan di level daerah terhadap wacana perubahan sistem pilkada. Sebuah sinyal bahwa dinamika politik lokal mulai beradaptasi dengan desain demokrasi yang tengah dirumuskan di tingkat nasional.(Red/yun).

BAGIKAN KE :