Pelebaran Jalan Arjosari–Purwantoro Dilanjutkan 2026, Akses Pacitan–Jateng Makin Terbuka

Pacitan,Liputan 68.com-Upaya peningkatan konektivitas wilayah terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui kelanjutan proyek pelebaran Jalan Arjosari–Nawangan–Purwantoro hingga batas Provinsi Jawa Tengah yang akan kembali dikerjakan pada tahun anggaran 2026.

Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Prayitno, menyampaikan bahwa kelanjutan proyek tersebut merupakan hasil koordinasi antara Pemkab Pacitan dengan UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

Menurut Prayitno, saat ini proyek pelebaran jalan tersebut telah memasuki tahap lelang atau pengadaan barang dan jasa. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp15,1 miliar untuk mendukung kelanjutan pembangunan infrastruktur strategis tersebut.

“Anggaran tersebut dialokasikan untuk tiga desa di Kecamatan Nawangan, yaitu Desa Gondang, Desa Nawangan, dan Desa Mujing, dengan total panjang penanganan sekitar 2,8 kilometer,” ujar Prayitno, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, panjang ruas yang akan dikerjakan masih berpotensi bertambah apabila terdapat sisa hasil lelang dan disetujui oleh tim teknis serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Hal ini membuka peluang percepatan peningkatan kualitas jalan di kawasan tersebut.

Secara teknis, pelebaran jalan dirancang dari lebar sebelumnya sekitar 3,5 meter menjadi 6 meter untuk badan jalan beraspal, dilengkapi bahu jalan di sisi kiri dan kanan masing-masing sekitar satu meter. Desain ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran arus lalu lintas, khususnya bagi kendaraan angkutan barang dan masyarakat antarwilayah.

“Dengan desain tersebut, hingga tahun 2026 kami harapkan progres pelebaran jalan sudah mencapai 75 hingga 80 persen dari total panjang ruas,” jelasnya.

Sebagai informasi, total panjang Jalan Arjosari–Nawangan–Purwantoro mencapai sekitar 46 kilometer. Hingga saat ini, pelebaran jalan telah terealisasi secara bertahap mulai dari Arjosari hingga Desa Jeruk, Kecamatan Bandar. Ruas ini menjadi jalur strategis yang menghubungkan Pacitan dengan wilayah perbatasan Jawa Tengah serta menopang aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, dan mobilitas masyarakat.

BAGIKAN KE :