Pupuk Tertahan di Pelabuhan Tenau Kupang, Usman Husin Soroti Lambannya Pembongkaran

NTT, Liputan68.com- Distribusi pupuk bagi petani di Nusa Tenggara Timur kembali menjadi sorotan. Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, mengkritisi lambannya proses pembongkaran pupuk di Pelabuhan Kupang, padahal kapal pengangkut telah tiba sejak beberapa hari lalu.

Menurutnya, kondisi ini sangat merugikan petani yang tengah membutuhkan pupuk secara mendesak untuk musim tanam. Ia menilai keterlambatan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Saya berharap proses pembongkaran pupuk ini segera dipercepat. Petani kita sedang sangat membutuhkan, jangan sampai keterlambatan ini berdampak pada produksi pertanian di NTT,” tegas Usman, (25/3/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah kapal pengangkut pupuk hingga kini belum bisa melakukan bongkar muat karena masih menunggu antrean sandar di pelabuhan. Situasi ini menambah panjang daftar kendala distribusi logistik di wilayah kepulauan.

Dikonfirmasi media ini pada Rabu, 25 Maret 2026, AVP Operasi Distribusi Bali & Nusra PI, Defri Wahyudi, menjelaskan bahwa terdapat dua kapal yang saat ini memuat pupuk untuk NTT, yakni KM BWT Langgeng 011 yang mengangkut pupuk NPK serta KM Kisik Mas V yang membawa pupuk urea.

Namun demikian, kendala antrean sandar menjadi faktor utama belum dilakukannya pembongkaran.

BAGIKAN KE :