Mengembangkan vaksin yang layak biasanya membutuhkan waktu satu dekade, tapi usaha untuk menghasilkan vaksin virus corona baru itu telah dipercepat ke kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. New York Times melaporkan bahwa saat ini terdapat 40 vaksin dalam uji klinis dan 9 sudah dalam pengujian Fase 3 di seluruh dunia.
Pada Rabu, 16 September 2020, departemen pertahanan dan lembaga federal kesehatan menguraikan rencana untuk vaksin potensial yang meliputi tersedianya secara gratis untuk semua orang Amerika. Menurut Associated Press, lembaga-lembaga sedang melihat perkiraan pada Januari untuk kemungkinan dimulainya kampanye vaksinasi.
Sementara pada Selasa, 15 September 2020, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menegaskan kembali keyakinannya bahwa vaksin dapat tiba sebelum hari pemilihan presiden, pada 3 November mendatang. Saat ini, Amerika memiliki kasus virus terbanyak di dunia, Pusat Sumber Daya Coronavirus Johns Hopkins melaporkan 6,6 juta kasus dikonfirmasi dan lebih dari 196.000 kematian.
“Kami akan mendapatkan vaksin dalam beberapa minggu. Bisa empat minggu, bisa delapan minggu. Apakah sebelum pemilihan, bisa jadi, kami akan mulai mengirimkan vaksin segera setelah mendapatkannya,” kata Trump.
Tapi, pejabat kesehatan presiden sendiri menolak agenda seperti itu, dan pembuat vaksin telah bersumpah untuk menunggu data keamanan dan efektivitasnya. Namun, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Anthony Fauci mengatakan bahwa vaksin bisa dipergunakan sebelum pemilu, secara teoritis masih dalam tahap “mungkin”.(SS)
