SOMVIR MEMBISU DITANYA WARTAWAN, LANGSUNG NGACIR

Sayang, Somvir sang guru Yoga itu ternyata bungkam terhadap pertanyaan wartawan. Para wartawan yang telah lama menunggu Somvir di Mako Polres ketika diminta keteranganya, Somvir hanya sempat melirik ke wartawan kemudian memasang strategi “diam”n mengabaikan para wartawan yang mengejarnya dengan sejumlah pertanyaan.

Sebenarnya, politisi kelahiran India ini duduk di DPRD Bali hanya sebagai figuran. Somvir diduga ibarat pramugara, naik pesawat dan turun hanya berbekal lover. Di gedung DPRD pun pria India ini tak mampu bersuara lantang.

Hasil pembicaraan Somvir dengan Kasatreskrim Vicky pun tidak bisa diketahui karena saat dikonfirmasikan kepada Kasat Vicky melalui akun WhatsApp (WA) hanya dibaca dan tidak menjawabnya.

Seperti diketahui, warga Kelurahan Kampung Anyar Singaraja, Bali, yang datangi Polres Buleleng dengan membawa puluhan poster bertuliskan , “PAK KAPOLRI…ANAK SAYA DITABRAK LARI…DICARI PREMAN…ANAK SAYA TRAMATIK”, “TANGKAP SOMVIR PENJAHAT ANAK”, “ANAK KAMI KORBAN POLITIK DR SOMVIR”, “PAK POLISI BERI KAMI KEADILAN”, “PANGGIL DAN JANGAN LINDUNGI DR SOMVIR”, Senin(7/9/2020) siang.

Aksi demo itu cukup menyudutkan DR Somvir anggota DPRD Bali. Pria asal India ini disinyalir aktor politik yang berhasil mengelabui anak dibawah umur dan menjadi korban eksploitasi, hingga harus dilaporkan ke Gakumdu Buleleng. Bahkan anak yang bernama Komang NS, 16, melapor beberapa kali ke Unit PPA Polres Buleleng, diduga tidak mendapat penanganan serius dari Polres Buleleng.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

BAGIKAN KE :