Juleha Menangis Bahagia Saat Didatangi Soekirman

SERGAI – LIPUTAN68.COM – Juleha, terkejut melihat Soekirman tiba di rumahnya di Dusun Kenari, Desa Melati Kecamataan Perbaungan Serdang Bedagai. Dia menggegam tangan Soekirman, memastikan bahwa dia tidak sedang bermimpi.

Dia tidak dapat membendung rasa bahagia atas kedatangan Soekirman. Dia menangis melihat orang nomor satu di Sergai tersebut menyapanya secara langsung. Gadis berusia 18 tahun tidak pernah menyangka bahwa dia akan bertemu dengan tokoh LSM Sumut itu. “Ngak mimpi, ngak mimpi…” kata Juleha sambil menangis dan terduduk di lantai rumahnya.

Gadis disabilitas itu selama ini sangat mengagumi Soekirman. Rasa kagum itu muncul ketika dia melihat Soekirman di youtube dan mendengar cerita dari orang-orang tentang Soekirman yang menjadi pemimpin di Kabupaten mereka.

Kekaguman itulah yang tersimpan dalam pikirannya. Harapan bertemu Soekirman pun terjawab. Dia sangat bahagia dapat duduk bersama Soekirman dan berbagi cerita dengan Soekirman. Julehai merupakan anak ke dua dari empat bersaudara buah cinta dari pasangan Susyati (45) dan Yus Efendi (51).

Dia mengalami kekurangan fisik akibat penyakit yang dideritanya saat berusia 7 tahun. Dia tidak dapat berbicara dengan lancar seperti anak-anak pada umumnya. Karena penyakit itu jugalah, Julehai terpaksa berhenti sekolah.

Dulu dia pernah belajar dan duduk hingga kelas 2 sekolah dasar. Namun apa daya, penyakit yang di deritanya pada masa itu menyebabkan salah satu sarafnya terjepit. Sehingga dia tidak dapat belajar sama seperti teman-temannya yang lain.

Hal itulah yang dipaparkan orang tuanya kepada Soekirman saat bertemu dengan Julehai. Julehai sendiri mengungkapkan keinginannya untuk dapat kembali bersekolah kepada Soekirman. Soekirman yang kembali maju dalam Pilkada 2020 itu mendengarkan seluruh keluh kesah Juleha.

BAGIKAN KE :