Mangrove Kota Kupang Dan Panti Asuhan Kasih Agape,Lokasi Pengabdian Masyarakat KMK-BSB

Dalam moment yang sama,perwakilan senior,Kaprasius M.Tupeng mengatakan bahwa,dengan mendengar banyak cerita dari pemilik Panti Asuhan ini,bahwa anak-anak disini melakukan beberapa kegiatan mulai dari bangun pagi membuat batako,membangun rumah,membuat karya-karya seni seperti gantungan dan lainnya.Kita dapat belajar banyak dari mereka untuk selalu bertanggung jawab dan disiplin dalam hal apapun,dengan umur mereka yang masih sangat muda,sudah mampu mengemban tugas-tugas yang kita sendiri belum pernah melakukannya,merela tangguh dan luar biasa.

Ketua Panitia Pengarah (SC),Theofilus Supermanto menjelaskan bahwa,Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk memberi serta membuka diri untuk kemudian berbaur kedalam masyarakat Untuk saling berbagi dan melengkapi, berdasarkan hal itu KMK-BSB merasa terpanggil untuk kemudian turun mengabdi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang sudah dirancang sebagai bentuk kepedulian dan keterbukaan KMK BSB kepada masyarakat.

Lanjut Theofilus,KMK-BSB sangat bersyukur bisa menyelanggarakan Pengabdian Masyarakat (PM) tahun ini walaupun dilanda COVID-19.Semoga dengan adanya kegiatan ini kita semua muda-mudi Kota Kupang terpanggil untuk selalu menjaga alam yang mana merupakan tempat tinggal kita serta peduli dengan sesama yang mungkin saja sedang membutuhkan kehadiran kita bersama mereka.

Selanjutnya,Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan kegiatan,Maria Magdalena Ina Tokan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang dengan caranya masing-masing dapat menyukseskan kagiatan pembersihan sampah di hutan mangrove dan berbagi kasih bersama saudara-saudari di Panti Asuhan Kasih Agape.ML/JMG/*

 

BAGIKAN KE :