Oleh: Dr. Ikhwan Azhari
(Sejarawan Tinggal di Kota Medan)
Jam besar mewah dan sangat eksklusif pada zamannya ini menurut yang empunya cerita, dihadiahkan oleh Ratu Inggris kepada Sultan Deli. Mungkin dalam rangka reward Sultan Deli untuk kemudahan kerjasama konsesi perkebunan dan bisnis yang menyertainya.
Jam ini hanya ada dua di dunia, satu lagi milik Ratu Inggris dan disimpan di istana kerajaan Inggris di London. Penasaran dengan cerita itu, Olo Panggabean, tokoh pemuda legendaris dari Medan berangkat ke London dan ingin membuktikan cerita itu.
Ternyata benar, jam antik persis yang di Medan ini, ada di istana Ratu Inggris. Olo ingin memilikinya karena ini penting untuk prestise dan menawar jam itu 3 M. Sayang pemiliknya ingin 4 M dan belum sempat nego berjalan, Olo Panggabean meninggal dunia.
Patik mendapat kesempatan 4 kali melihat jam ini dan mendapat izin sekali untuk memotretnya. Tinggi jam ini sekitar 3 meter lebar 40 cm. Ada 4 patung berwarna kuning emas di sisi bawahnya, juga ada laci untuk menyimpan barang berharga. Beberapa ornamen peradaban barat nampak di berbagai sudut jam. Jam ini dipesan khusus untuk Sultan Deli (jika benar, oleh Ratu Inggris) dari pabrik jam mewah The New Haven Clock co U.S.A di Amerika. Di pesan khusus karena ada lambang Kesultanan Deli di jam itu.
