Lebih lanjut, Sumoro Hadi mengatakan, belakangan ini ikan jenis layur memang lagi menjadi primadona hasil tangkapan nelayan. Selain produksinya yang relatif terbesar, yakni mencapai 4.576,65 ton, juga kualitas ikannya yang begitu super.
Kemudian produksi tongkol yang mencapai 3.573,79 ton. Disusul cakalang mencapai 942,95 ton dan tuna yang sementara waktu ada di level buncit. Yaitu sekitar 720,58 ton. “Kita berharap, produksi tangkap terus mengalami peningkatan. Sehingga kehidupan nelayan akan semakin sejahtera,” harapnya. (yun).
