PDI Perjuangan: Mendag Jangan Paksakan Impor Beras dan Garam

JAKARTA – LIPUTAN68.COM – PDI Perjuangan sangat menyesalkan sikap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang sepertinya ngotot impor beras dan garam, dan mengabaikan koordinasi dengan jajaran kementrian terkait, termasuk para kepala daerah  yang menjadi sentra produksi pangan.

Demikian disampaikan Hasto Kristiyanto Sekjend PDI Perjuangan dalam siaran persnya, Sabtu (20/3/2021) di Jakarta.

“Basis kekuatan utama Pemerintah adalah rakyat. Rakyat sebagai sumber legitimasi kekuasaan pemerintahan negara. Karena itulah menteri sebagai pembantu presiden, di dalam mengambil keputusan politik, harus senafas dengan kebijakan politik pangan presiden dan berupaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional serta berpihak pada kepentingan petani”, ungkap Hasto

Sikap ngotot yang ditunjukkan menteri perdagangan tsb sangat disesalkan.

“Menteri harus belajar dari kepemimpinan Presiden Jokowi yang selalu membangun dialog, menyerap aspirasi, mengemukakan data-data yang obyektif, baru mengambil keputusan. Menteri tidak hidup di menara gading sebab ia adalah pengemban tugas sebagai pembantu presiden”, ungkap Hasto lagi.

BAGIKAN KE :