SILALAHI – LIPUTAN68.COM – Tahun 2021 lalu, dermaga Paropo Silalahi mulai dibangun. Tidak tanggung-tanggung anggarannya cukup besar.
Menurut Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu anggarannya mencapai Rp13 miliar untuk tahun 2021. Anggarannya digiring dari APBN.
“Pak Kosmas, saya menyampaikan terima kasih besar kepada kementerian pusat yang mempercayakan anggaran besar untuk pembangunan dermaga di Silalahi. Tahun 2021 kami menerima Rp 13 miliar untuk pembangunan dermaga. Tahun ini ditambah lagi,” kata Bupati Dairi saat menerima kunjungan Kosmas Harefa di Silalahi, Rabu (26/1/2022) siang.
Bupati mengatakan, bangunan tersebut memang belum sepenuhnya rampung. Namun baginya pembangunan harus dikebut lagi yakni pembangunan pelataran tempat parkir dan penataan lain didermaga.
Ada beberapa yang perlu ditata sehingga benar-benar menjadi dermaga bagus dan menjadi mata pencaharian baru bagi warga sekitar.
“Jadi kami menyampaikan kepada pak Kosmas, Saya akan terus datang ke sana (Jakarta) kalau masih ada anggaran untuk penataan kami sangat mengharapkan bantuannya. Bangunan ini kami anggap sudah luar biasa. Namun perlu tambahan,” kata Eddy Berutu.
Eddy mengatakan dermaga ini juga nantinya menjadi alat transportasi di kawasan Danau Toba. Ia mengatakan bahwa dermaga yang baik dan bagus sudah wajib ada di danau toba karena kawasan ini super prioritas oleh pemerintah pusat.
“Jadi kami harus bergerak cepat untuk mendatangi pusat agar pembangunan dermaga ini segera beroperasi,” kata Eddy.
Bupati mengharapkan jika sudah beroperasi, promosi harus digalakkan.
“Misalnya promosi paket, pengelola trayeknya siapa, kemudian penataan siapa yang berjualan di sini. Jadi semua harus dikerjakan matang. Dinas perhubungan dan Dinas Pariwisata harus bersinergi,” ucapnya.
