Pantas Migor Langka dan Mahal di Sumut, Rupanya Ini Penyebabnya

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Salah satu penyebab langka dan mahalnya minyak goreng atau migor di Provinsi Sumatera Utara, akhirnya terkuak.

Ini setelah Tim Satuan Tugas Pangan Provinsi Sumut berhasil menemukan tumpukan migor dalam gudang yang siap untuk dipasarkan milik dari satu produsen migor yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang pada Kamis, 18 Februari 2022.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sumut, Naslindo Sirait mengatakan pihaknya dalam operasi tersebut turun bersama jajaran Polda Sumut serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian, yang bertujuan mengurai kelangkaan minyak goreng hingga saat ini.

“Hari ini kita melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke satu produsen minyak goreng, semalam kita ke pasar-pasar untuk melihat ketersediaan minyak goreng, beberapa pasar kosong. Hari ini kita melihat faktanya d dapat stok minyak goreng yang siap dipasarkan sekitar 1,1 juta kilogram (ternyata) bertumpuk di gudang,” ungkap Naslindo.

Pada saat ditemukan, kata dia, petugas yang ada di sana menyampaikan bahwa mereka tidak menyalurkan migor tersebut ke pasar karena ada kebijakan dari manajemen. Atas situasi ini, Naslindo Sirait sebagai Kepala Biro Perekonomian menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Sumut agar diusut sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

BAGIKAN KE :