“Jadi saat mendaftar CPNS, bukan sebagai pilihan utama. Apalagi pelamar generasi Z dan generasi Y,” katanya.
Generasi tersebut menurut Lina lebih memilih bekerja di sektor swasta, ketimbang CPNS. Sebelumnya mereka memilih ikut seleksi CPNS, untuk jaga-jaga ketika lamarannya di instansi swasta tidak diterima.
Menurut Lina adanya kajian sanksi blacklist tidak bisa mendaftar CPNS selama lima tahun ke depan bagi yang mengundurkan diri, usulan bagus. Sanksi seperti ini, bisa membuat pelamar CPNS berpikir dua kali untuk mundur. Sebab mereka tidak bisa mendaftar CPNS kembali dalam tempo yang lama.
Kemudian Lina mengatakan bisa jadi pelamar menilai jenjang karir di perusahaan swasta lebih kompetitif. Tidak ada unsur senioritas.
“Meskipun ada lelang jabatan ASN, tetapi ada faktor pangkat dan golongan juga,” katanya.
Selain itu banyaknya jabatan struktural atau eselon yang dihapus diganti dengan jabatan fungsional, bisa jadi mengurangi minat menjadi ASN. Sebab secara tunjangan, besaran uang yang diterima pejabat struktural lebih menjanjikan dibandingkan jabatan fungsional.(SS)
