Pacitan – Kesadaran masyarakat di Kabupaten Pacitan untuk melaksanakan vaksinasi covid-19, khususnya dosis boster 1 dan 2, masih terbilang rendah.
Itu bisa terlihat dari masih rendahnya cakupan vaksinasi jenis booster tersebut, yang belum menyentuh angka 30 persen. Namun berbeda dengan vaksinasi primer, yang cakupannya telah mencapai 80 persen lebih.
“Dengan capaian tersebut, masyarakat Pacitan yakin bahwa vaksinasi covid-19 mampu membentuk imunitas terhadap virus covid,” kata Person In Charge (PIC) Vaksinasi Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Nurfarida, dalam rilis persnya, Ahad (05-02-2023).
Karena itu, pihaknya terus melakukan kegiatan vaksinasi, baik untuk kalangan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Pacitan maupun vertikal, serta masyarakat umum.
“Pelaksanaan vaksinasi tanggal 1-3 Februari 2023 di Gedung Karya Dharma merupakan layanan vaksinasi covid-19 secara menyeluruh baik dosis 1 dan 2, booster 1 dan 2. Selain terjadwal untuk OPD, vaksinasi ini juga terbuka untuk umum,” jelas pejabat alumni fakultas kedokteran gigi universitas Airlangga Surabaya ini.
Farida, begitu akrab disapa mengungkapkan, berbagai kondisi sebagai faktor bahwa layanan vaksinasi covid – tidak membludak.
