Pacitan -Berangkat dari keputusan pembebasan retribusi tiket masuk di kawasan wisata Pantai Pancer Door, Ketua Pacitan Coruption Watch (PCW) Sutikno, bersuara lantang agar pemkab sesegera mungkin melakukan elektronik ticketing di semua destinasinya wisata yang dikelola pemerintah daerah.
Menurut pegiat LSM senior ini, penerapan tiket masuk secara manual, disinyalir banyak terjadi kebocoran. “Ditengarai kebocorannya bahkan mencapai 50 persen lebih. Ini yang harus disegerakan oleh pemkab dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan digitalisasi tiket masuk di semua destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah,” kata pria yang akrab disapa Gus Tik ini, Kamis (1/6).
Gus Tik menegaskan, apa yang ia sampaikan itu, merujuk arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahwa semua retribusi, tidak terkecuali retribusi di semua destinasi wisata harus dilaksanakan dengan sistem elektronik ticketing.
Termasuk retribusi parkir, juga harus dilaksanakan dengan sistem digitalisasi.
