
“Untuk dana transportasi guru honorer ini saya rasa memang perlu adanya pengawasan yang maksimal agar benar-benar sampai kepada tangan penerima dan benar-benar jumlahnya sesuai,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang itu.
Selain itu, Pimpinan Komisi yang membidangi Kesehatan, Pendidikan, Sosial dan Penaggulangan Bencana ini mendorong kenaikan tunjangan transportasi.
“Bisa dipertimbangkan untuk kita bicarakan adanya penambahan karena menurut saya nominal saat ini juga belum efisien untuk tenaga pendidik ini,” ucap Richard ketika diwawancarai Media ini pada Kamis, (26/6/2024).
“Nanti kita akan lakukan diskusi mendalam dengan teman-teman di Komisi untuk bicarakan hal tersebut,” terangnya.
Politisi Partai Gerindra ini juga menegaskan agar penyaluran anggaran transportasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang ini harus utuh.
“Tidak boleh ada potong-potong, harus tersalurkan secara utuh sampai dibawah dan benar benar dilaksanakan secara profesional,” pungkas Richard.
Untuk diketahui, anggaran transportasi ini untuk para Guru dan Pegawai Honorer jenjang PAUD, TK, SD dan SMP Se Kota Kupang serta tenaga Kependidkkan PKBM. *** (Mario Langun)