Sugi tak menampik jika belakangan sudah banyak bakal calon yang mengemuka di media massa. Baik yang berlatar pengusaha, politisi, dan juga anggota legislator. Pun juga tak sedikit yang berlatar sirkel kekuasaan.
Bagi Sugi, siapapun mereka itu merupakan hak prerogatif masing-masing. Namun ia menyampaikan selayang pandang kualifikasi yang harus dimiliki calon nahkoda KONI di Pacitan.
Yang pertama, mereka punya eksperien di bidang olahraga, memiliki jiwa kepemimpinan dan manajemen yang efektif, pengetahuan tentang kebijakan, regulasi olahraga dan kemampuan komunikasi serta negosiasi yang baik.
Selain itu calon Ketua KONI yang menurut Sugi juga memiliki pengalaman dalam mengelola organisasi olahraga.
Mereka juga memiliki pengetahuan tentang pengembangan olahraga nasional serta kemampuan membangun kerja sama dengan stakeholder. “Kalau perlu juga memiliki sertifikasi kepelatihan atau manajemen olahraga, dan rekam jejak yang baik dalam memimpin organisasi olahraga,” sebut Sugi.
Tak hanya itu, Sugi juga menekankan kalau calon Ketua KONI harus memiliki integritas dan etika yang tinggi, kemampuan memotivasi dan menginspirasi, kemampuan mengambil keputusan yang tepat dan kemampuan mengelola konflik.
“Juga lebih kedepankan semangat idiologi meritokrasi dalam memilih calon Ketua KONI dengan didasarkan pada keriteria diatas,” tegasnya.(Red/yun).
