“Kami akan bantu mempromosikan potensi dan program dinas lain melalui akun-akun media sosial resmi Kominfo, supaya semakin dikenal masyarakat luas,” jelas Frederik.
Ia menambahkan, peran Kominfo selama ini bukan hanya sebagai pengelola informasi, tetapi juga penyokong dinas lain dalam memperkuat eksposur berbagai kegiatan.
Salah satu contohnya terlihat dari dampak positif Pameran Pembangunan dan Kirab Budaya “NTT BaGaYa” 2025, yang menurut Frederik, mampu menggerakkan ekonomi lokal.
“Ada perputaran ekonomi yang jelas, mulai dari sewa kendaraan, penyewaan pakaian, jasa make up, hingga transaksi jual beli. Semua itu memberi efek berganda bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan strategi sinergi antar-dinas dan pemanfaatan teknologi digital, Kominfo NTT optimistis bisa memberikan kontribusi nyata, baik dalam promosi daerah maupun mendukung peningkatan PAD.***
