JAKARTA – LIPUTAN68.COM – Perekonomian Indonesia pada tahun 2021 diproyeksi mulai pulih antara 4,5% -5,5%. Namun akan sangat bergantung dari beberapa faktor diantaranya perkembangan penanganan pandemi Covid-19, reformasi struktural dan dukungan ekspansi fiskal yang kesemuanya harus terlaksana dengan baik.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja Menteri Keuangan, Menteri PPN/Bappenas dan Gubernur Bank Indonesia dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membahas mengenai Pembicaraan Tingkat I/Pembahasan RUU tentang APBN TA 2021 dengan agenda 1. Penyampaian Pokok-pokok RUU APBN TA 2021; 2. Pembentukan Panja-Panja.
“Tahun 2021 pemulihan ekonomi akan sangat tergantung pada berbagai faktor. Dari Kementerian Keuangan kami menyampaikan untuk range pemulihan ekonomi tahun depan adalah pada kisaran positif 4,5 hingga positif 5,5. Ini sangat tergantung kepada skenario penanganan covid apakah berhasil dan apakah tersedia vaksin pada tahun 2021 yang bisa didistribusikan kepada porsi populasi kita secara cukup signifikan,” jelas Menkeu secara video conference pada Selasa (01/09).
