Pemerintah Dukung Pembentukan Pasar Karbon Dengan Skema JCM

BEKASI – LIPUTAN 68.com – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama dengan Kementerian/Lembaga lain yang terkait mendukung penuh program Joint Credit Mechanism (JCM), yaitu inisiatif pembangunan rendah karbon di Indonesia dengan mendorong keterlibatan pihak swasta.

JCM menjadi role model rencana pembentukan pasar karbon sukarela yang pertama di Indonesia. Para pelaku usaha yang telah melaksanakan program ini juga telah mencatatkan keberhasilan pengembangan pasar. Mereka menyatakan bahwa program tersebut memberikan dampak positif bagi pengembangan bisnisnya.

“Pemerintah telah berkomitmen menargetkan proporsi penggunaan energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025, dan tentunya akan ditingkatkan setiap tahunnya,” tutur Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan pidatonya dalam Inaugurasi Atap Solar Panel Pabrik Coca-Cola Amatil di Cibitung, Kabupaten Bekasi (30/9).

Coca-Cola Amatil Indonesia pun mendukung komitmen Pemerintah dengan melakukan investasi senilai 87 miliar rupiah. Angka tersebut digunakan untuk membangun 5 atap solar panel pada fasilitas pabrik di Cibitung.

“Pembangunan atap panel solar ini dapat mengurangi emisi gas kaca sebesar 314 juta ton. Ini sama saja dengan penghematan 7.000 kendaraan yang dikendarai selama satu tahun. Ini merupakan hal yang luar biasa,” tutur Airlangga.

BAGIKAN KE :