#2 PT PORANG BALI DEWATA PENGGERAK BUDIDAYA TANAMAN PORANG DI BALI

Budidaya porang sebagai upaya perbaikan ekonomi petani maka patut dilakukan Analisa porang berdasarkan Analisa financial. Mari kita awali dengan estimasi keuntungan.

a. Umbi

Dijelaskan Teja, 1 kilogram bibit katak atau bubil berisi 200 butir, satu butir kalau ditanam selama dua musim akan menghasilkan berat kurang lebih 2 kg. Berarti 200 butir bibit x 2 kg = 400 kg umbi. “Jika dijual dengan harga pasar sekitar Rp 8 ribu/kg maka 400 kg x Rp 8.000 = Rp 3.200.000,” beber Teja.

b. Katak/Bubil

Teja menguraikan bahwa 1 kg bibit katak/bubil berisi sekitar 200 butir. Satu butir kalau ditanam selama 2 musim akan menghasilkan minimal 6 butir biji katak/bubil (dengan asumsi pada musim ke-1 menghasilkan 2 biji katak, dan pada musim ke-2 akan menghasilkan 4 biji katak).

“Jadi 200 butir menghasilkan 200 x 6= 1.200 butir katak, jika per-kg isi 200 butir katak maka 1.200/200 = 6 kg. Jika per-kg katak harganya Rp 100.000 maka 6 kg x Rp 100.000 = Rp 600.000,” urai Teja.

Nah, berdasarkan urai diatas maka kalau tanam 1 are butuh bibit 2 kg, berarti potensi hasil: umbi 2 kg x 3.200.000 = 6.400.000, katak 2 kg x 600.000 = 1.200.000. “Maka total hasil 1 are sebesar Rp 7.600.000,” pungkas Teja meyakinkan.

Penulis/Editor: Francelino

BAGIKAN KE :