#2 PT PORANG BALI DEWATA PENGGERAK BUDIDAYA TANAMAN PORANG DI BALI

BALI-LIPUTAN68.COM – Yang perlu diketahui para petani budidaya porang adalah cara pemupukannya. Dirut PT Porang Bali Dewata, Made Teja, memaparkan pada awal tanam kompos seperempat (1/4) kilogram perpohon. Setelah orang tumbuh setinggi 25 sentimeter semprot dengan pupuk organic cair. “Selanjutnya 1 bulan sekali dengan pupuk organic cair,” jelas Teja.

Teja menjelaskan bahwa yang patut diperhatikan petani budidaya porang adalah adalah hama. Ada dua jenis hama yang bisa menyerang tanaman porang yakni jamur dan ulat. Jenis obat yang dipakai untuk jenis hama jamur adalah obat merk Dupont Delsene atau merek lainnya. Penggunaan lihat petunjuk pada kemasan.
“Jenis hama ulat, maka obat yang dipakai adalah jenis obat yang digunakan Dupont Lannate campur dengan kalsium dan perekat atau insektisida merk yang mengandung bahan metomil,” jelas mantan anggota DPRD Buleleng itu.

Pertumbuhan Porang

Dijelaskan Teja bahwa porang tumbuh selama 6 bulan pertahun (Desember-Mei pada musim hujan). Selanjutnya mengalami masa istirahat atau dorman, daun layu seolah-olah mati (Juni-November).

“Tanaman akan tumbuh kembali pada musim hujan berikutnya dan umbi dalam tanah akan membesar,” urainya lagi.

Pemanenan

Porang setelah tumbuh2-3 tahun, umbi baru dapat dipanen, biasanya pada bulan Juni-November pada saat musim dorman. Panen katak/bubil tiap tahun setelah dorman. “Setelah itu dilakukan peremajaan dengan penanaman kembali bibit baru. Untuk lebih kecil dari setengah (1/2) kilogram ditanggalkan untuk dipanen pada tahun berikutnya,” jelas Teja.

Estimasi keuntungan

BAGIKAN KE :