Desa Sooka Kecamatan Punung Pacitan, Dikenal Sebagai Tempat Penelitian Para Arkeologi. Ini Penjelasan Kades Sooka

Pacitan, liputan68.com- Tak salah bila selama ini Kabupaten Pacitan, dikenal sebagai daerah yang menyimpan berbagai peninggalan masa pra prasejarah adanya budaya kehidupan manusia di muka bumi.

Salah satunya ditemukannya situs pra sejarah, kali Bak Sooka dan Batu Rijang, di Desa Sooka, Kecamatan Punung. Dua tempat ini banyak bercerita awal kali manusia pra sejarah mengenal budaya dalam kehidupannya.

Seperti perbengkelan artefak. Yaitu kapak genggam, mata tombak dan mata panah,yang terbuat dari bebatuan alam. “Jadi dua situs tersebut sebagai museum alam, yang banyak bercerita tentang masa kehidupan manusia pra sejarah menuju manusia modern,” kata Eko Wahyudi, Kepala Desa, Sooka, Kecamatan Punung, Kamis (5/11).

Eko mengungkapkan, dua situs pra sejarah tersebut, masing-masing berlokasi di Dusun Ngrijangan, untuk Batu Rijang dan di Dusun Kladen untuk Bak Sooka. “Dari adanya dua situs pra sejarah tersebut, maka tak salah bila selama ini, Desa Sooka, dikenal sebagai tempat penelitian para sejarawan. Apalagi saat ini, kedua situs tersebut sudah tercatat dan terdaftar di museum Prancis,” jelasnya.

BAGIKAN KE :