Produksi Durian Nasional Menggeliat, Indonesia Bisa Menjadi Pemain Utama

“Tahun 2019 misalnya, produksi buah-buahan lokal Indonesia mencapai 22,5 juta ton atau naik 4,8 persen jika dibanding tahun 2018. Bahkan jenis buah-buahan tahunan menjadi komoditas terbesar ketiga setelah kopi dan tanaman obat. Nilai ekspornya kurang lebih mencapai US$140.228,90.

Lima tahun belakangan ini, Kuntoro menjelaskan bahwa kebun durian di Indonesia mulai menggeliat. dari kebun skala kecil sekarang sudah merambah kebun dengan luasan ratusan hektar. Di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi sudah terlihat kemunculan kebun-kebun skala besar.

“Dengan berjalannya waktu bisa saja Indonesia menjadi pemain utama durian ini. Tapi, jika kita bicara budidaya durian, pasti akan mengacu pada dua hal. Pertama hutan durian dengan durian lokalnya yang memang sangat banyak dan yang kedua adalah kebun durian yang mulai ditata budidayanya,” ungkapnya.

Pada kebun durian yang dikelola secara budidaya ini, mengakui kita (red-Indonesia) masih bersaing dengan Malaysia dan Thailand. Mereka, menurut Kuntoro sudah lama berkebun durian dengan menggunakan pemilihan klon unggulan, jarak tanam yang diatur, pemupukan vegetatif dan generatif serta pemakaian irigasi untuk pengairan tanaman durian.

Iwan Subakti bersama YDI sekarang aktif mengurus berberapa kebun durian di Jawa Tengah, Jawa Barat juga di Banten untuk menjadi contoh kebun durian yang baik sehingga dapat diadopsi bagi petani durian yang lain.

Untuk diketahui, Indonesia menurut Iwan sudah mengekspor durian mulai durian fresh, durian kupas dan daging durian yang dibekukan dengan nitrogen cair. Salah satu negara tujuannya adalah Malaysia.

(LM-01)

BAGIKAN KE :