Polemik Dana PEN: Tirtawan Kritik Kebijakan Pemkab Buleleng

Singaraja, LIPUTAN68.com – Polemik peminjaman dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) oleh Pemkab Buleleng, Bali, terus berlanjut. Bukan hanya Fraksi Golkar yang menolak, namun tokoh masyarakat yang juga politisiNasDem Bali Nyoman Tirtawan juga mengkritisi peminjaman dana PEN sebesar Rp 571 miliar lebih itu.

Melalui akun facebooknya Selasa (17/11/2020) sore pukul 15.00 wita, mantan vokalis DPRD Bali periode 2014-2019 itu menuding Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana malah menggali lubang bagi bupati penggantinya.

“Rp 571 miliar bayar hutang tiap tahun dengan APBD 350 Miliar selama 10 tahun? Ada bau dan indikasi busuk diakhir masa jabatannya,” kritik Tritawan dalam cuitannya di akub FB-nya.

Tirtawan menyarankan Bupait Agus untuk mewariskan prestasi kepada Bupati penggantinya dan masyarakat Buleleng, jangan mewarikan hutang kepada Bupati pengganti dan masyarakat Bulelneg.”Kenapa tidak mewariskan prestasi? Siapa yang mau mewarisi hutang? Kedok PEN misteri yang biki ngeri! Ada isu RSUD Buleleng yang masih baru dan kokoh mau dibongkar,disisi lain ada beberapa jembatan hancur akibat bencana alam sejak 3 tahun dibiarkan rakyat tanpa akses,” cuit Tirtawan dalam akun FB-nya.

Ia menyarankan agar Pemkab Buleleng di bawah kendali Bupait Agus melakukan pinjaman dan PEN untuk investasi yang memiliki prospek cemerlang jauh lebih elegan daripada digunakan untuk sector-sektor yang kurang relevan dengan kondisi pandemic Covid-19 ini.

“Jika pinjam uang untuk investasi yang memiliki prospek cemerlang oke! Contoh bangun DTW ( Daerah Tujuan Wisata) yang extraordinary best dimana setiap wisatawan berjubel datang serta mampu menciptakan lapangan kerja yang sangat banyak plus mendongkrak PAD. Mampu menjadikan Buleleng sejajar dengan Badung dan lain-lain, itu baru hebat! Menggali lubang hutang? Apa mau Buleleng dimasukan ke lubang kuburan? No…..,” tandas Tirtawan lagi

Cuitan Tirtawan di akun FB-nya mendapat komentar banyak dari para netizen. Misalnya, tanggapan Dewa Putu Artawan yang berbunyi, “Ooooo…..ooooo…..singgah kemanakak dana tersebut……?”

Cuitan lain dari netizen dengan akun FB Adipta Made, yang berbunyi “Bakat gen bane neliksik ah .Tirtawan emang Top kritis Tapi sing ngelah sekea.” Cuitan juga datang dari netizen dengan akun FB Dewa Agus Nugraha Putra, “Bagus sekadi pak Nyoman Tirtawan !!!. Jadilah rakyat yang cerdas, agar tidak kena uluk uluk matah2”.

Begitu pula cuitan netizen dengan akun FB Udix. “Salut pak mang,,biar ngk jd wakil rakyat,,tp masih bisa mengoreksi kinerja pemerintah, saluttt.”

Dikonfirmasi atas cuitan-nya, Nyoman Tirtawan membenarkan kalau dana PEN yang hendak dipinjam Pemkab Buleleng tersebut kurang tepat dan belum pantas apalagi menggenjot adanya proyek, mengenyampingkan pariwisata Buleleng yang notabenenya lebih efektif dan patut dikembangkan dengan potensi yang ada.

BAGIKAN KE :